Dalil Hukum Judi Togel Online Menurut Islam

Dalil Hukum Judi Togel Online Menurut Islam – Apa dalil Hukum judi online menurut Islam? Bagi Anda yang sedang mencari dalil tersebut, disini kami akan jelaskan secara lengkap untuk Anda. sehingga Anda dapat menyelamatkan orang-orang tercinta disekitar Anda dari bahaya bermain judi.

Teknologi terus dikembangkan sampai hari ini, hal tersebut telah mendorong berbagai macam kegiatan didalamnya, termasuk judi online. Praktek ini sudah terjadi dalam beberapa tahun terakhir dan umumnya para pemain judi didalamnya datang dari kalangan anak muda hingga orang dewasa.

Namun sangat disayangkan, teknologi ini benar-benar tidak dimanfaatkan baik oleh umat manusia. Dimana mereka lebih senang mencari keberuntungan dengan bermain judi online tanpa ada upaya kerja keras untuk mendapatkan penghasilan. Untuk itu, dalam ajaran islam sangat melarang semua kegiatan seperti judi, minuman keras, hingga menyembah berhala. Untuk itu, sekarang kita juga mudah temukan situs judi togel online khususnya togel hongkong yang pasti membutuhkan keluaran hk.

Semua hal tersebut dapat masuk dalam tindakkan yang diharamkan. Bahkan bagi pelakunya bisa mendapatkan dosa besar. Tetapi pada kenyataannya, meskipun mereka telah membaca informasi seperti ini tetap masih ada sebagian orang yang belum percaya. Bahwa kegiatan ini sangat merusak iman seseorang.

Mereka akan percaya jika sudah merasa ketagihan, banyak memiliki hutang, kehilangan orang-orang yang dicintai, keluarga, anak, dan dijauhkan dari masyarakat. Berikut ini akan kami jelaskan secara singkat tentang  dalil hukum judi online menurut islam. Dengan begitu, Anda dapat memaknainya sendiri kedepan dengan harapan memiliki hidup lebih baik tanpa bermain judi online.

Dalil hukum judi online menurut islam

Bermain judi sama dengan Khamr, takdir untuk berhala dan pengorbanan

Disebutkan dalam Al-Qur’an pada surat Al-Maidah ayat 90, bermain judi berdampingan dengan khamr. Dengan demikian, judi juga memiliki hukum ilegal. Selain itu, perjudian disamakan dengan mempersembahkan berhala, yang dilarang karena menyembah berhala, dan juga dikenal karena dosa-dosanya yang besar.

Judi dikenal sebagai Rijs atau najis

Ar Rijs dikenal sebagai kotoran, sedangkan ar rujz berarti dosa dan segala sesuatu yang mengandung bahaya. Selain itu, Allah juga menyebutkan berhala dengan Rijs dalam Al-Qur’an-nya dalam Al-Hajj ayat 30 dan dalam nama rujz yang juga ditemukan dalam Al-Qur’an dalam Al-Mudatsir 5. Semua bentuk permainan judi dapat dikatakan sebagai rijs atau najis.

Berjudi disebut praktik setan

Bersamaan dalam firman Allah SWT juga menyatakan bahwa berjudi adalah bagian dari praktik Setan. Apa pun yang termasuk dalam praktik Setan, dilarang keras untuk melakukannya. Ini juga terkait dengan firman Allah dalam surat Al Fathir ayat 6 bahwa setan adalah musuh umat manusia, dan jika setan mendekati manusia, tujuannya pasti untuk menipu dan menyesatkan manusia tersebut.

Karena, pada dasarnya sifat setan dapat menyesatkan orang dengan menipu ke dalam perilaku mereka seperti minum khamr, berkorban kepada berhala, atau bahkan bermain judi online yang mana sekarang mudah sekali ditemukan. Karena setiap pemainnya tidak perlu lagi keluar rumah dan bisa dimainkan dari dalam kamar untuk mencari banyak keuntungan didalamnya.

Larangan Allah SWT menjauhi judi online

Dalam dalil ini, Allah SWT memerintahkan para hamba-Nya untuk menjauh dari empat hal yaitu khamr, perjudian, al-azlam dan al-anshabi (pengorbanan kepada berhala). Dalam hal ini, judi online termasuk dalam al ijtinab, yang memiliki makna lebih dalam dibandingkan dengan ref.

Tepatnya, maknanya tidak membutuhkan harga diri, sedangkan al ijitinab berarti persis jarak darinya. Selain itu, ia juga dikenal dengan tujuan liburan dan tinggal atau bahkan pergi ke arahnya. Tindakkan ini termasuk judi online. Karena itu, judi juga dikenal dengan hukum terlarangnya.

Anda bisa mendapatkan keberuntungan jika keluar dari permainan

Al falah berarti kesuksesan, kemenangan dan kebahagiaan di dunia ini dan di luarnya, untuk mendapatkan atau mencapai apa yang diinginkan dan diharapkan. Muflih adalah orang yang benar-benar mendapatkan apa yang dia inginkan atau minta.

Pertanyaannya adalah Kapan seseorang bisa mendapatkan al falah? Jawabannya, tentu saja, jika seseorang mampu menjauh dari empat hal yang dilarang Allah di atas, judi yang termasuk dalam salah satunya. Karena melakukan keempat hal ini secara terus menerus pasti akan menyebabkan kesalahan nyata. Karena itu, sangat jelas bahwa judi memiliki hukum ilegal terhadap Muslim.

Judi dapat menyebabkan permusuhan dalam kemanusiaan

Melihat penjelasan Alquran dalam Al-Maidah 91, sangat jelas bahwa mengkonsumsi khamar dan judi dapat menyebabkan permusuhan di antara orang-orang. Banyak orang yang merasa dirugikan dari permainan judi, karena mereka akan cenderung mudah berhutang. Dari pola berhutang inilah yang menimbulkan permusuhan antar umat manusia.

Untuk itu, dalam ajaran islam sangat melarang praktek permainan judi baik online atau offline. karena dapat merugikan banyak pihak atau orang lain.

Berjudi bisa mendatangkan kemarahan

Al Bhughdhu dikenal karena rasa marah atau benci, yang ditujukan kepada seseorang atau bahkan untuk hal-hal yang tidak disukainya. Jika al-bughdhu telah muncul, ia akan berhenti untuk memecah belah umat Islam.

Ini biasanya terjadi ketika seseorang telah berjudi dengan orang lain, yang tentu saja melalui perjudian menyebabkan kepahitan di antara para pemain dan bahkan dapat menyebabkan kebencian jika orang itu kalah dengan memainkannya.

Sementara Allah SWT memerintahkan setiap hamba-Nya untuk saling mengasihi, saudara-saudara dan tentu saja menghindari konflik. Tetapi dalam kasus perjudian, hal yang sebaliknya sangat mungkin terjadi, seperti yang dilakukan Al Bughdhu di masa lalu. Dengan mengacu pada hal ini maka dilarang bermain judi online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *